Jump to content
Sign in to follow this  
qwertyzxcvbn

4 Pembantaian Perang Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah Manusia

Recommended Posts

 

1. Pembantaian Kelompok Bodo

Pembantaian ini terjadi selama perang Korea, di Daejon, Korea Selatan, pada tahun 1950, merupakan bagian dari perang melawan komunis dan orang-orang yang dianggap sebagai simpatisannya. Korban meninggal diperkirakan antara 100.000 sampai 200.000 orang. Seperti juga pembantaian anggota PKI yang terjadi di Indonesia, banyak pakar beranggapan bahwa pembantaian ini melibatkan Amerika Serikat sebagai bagian dari propaganda Anti Komunis pada masa itu. 

 

2.Pembantaian Tahanan NKVD 

Pembantaian ini dilakukan oleh NKVD (Narodnyy Komissariat Vnutrennikh Del), agen rahasia Uni Soviet, terhadap tahanan di Eropa Timur, terutama Polandia, Ukraina, negara-negara Baltik, Bessarabia dan bagian lain dari Uni Soviet, setelah tentara Soviet menarik diri karena invasi Jerman pada tahun 1941. Perkiraan jumlah korban tewas hampir mendekati 100.000. Tidak semua tahanan terbunuh, beberapa diantaranya ditinggalkan atau berhasil melarikan diri karena algojo tentara Soviet melakukannya sambil terburu-buru.

 

3.Pembantaian Nanking

Pembantaian Nanking, juga dikenal sebagai “Perkosaan Nanking”, adalah pembunuhan massal yang terjadi selama enam minggu setelah pendudukan Jepang atas kota Nanking (Nanjing), bekas ibukota China, pada 13 Desember 1937 selama Perang Sino-Jepang kedua. Selama periode ini, ratusan ribu warga sipil Cina dan tentara dilucuti dan dibunuh oleh tentara dari Kekaisaran Jepang. Pemerkosaan terjadi dimana-mana, sehingga peristiwa ini juga disebut sebagai “Perkosaan Nanking”. Sejarawan dan saksi memperkirakan antara 250.000 sampai 300.000 orang tewas dalam peristiwa ini.

 

4.Pembantaian Hamidian 

Juga dikenal sebagai “Pembantaian Armenia 1894–1896″ atau “Great Massacres”. Pembantaian ini atas perintah Sultan Abdul Hamid II dari dinasti Ottoman. Korban jiwa berkisar antara 80,000 hingga 300,000 jiwa, dan lebih dari 50,000 anak-anak menjadi yatim piatu. Selain menyasar warga Armenia, korban terbesar dari pembantaian ini adalah warga yang beragama kristen. Pembantaian ini terjadi karena dinasti Ottoman ingin menegakkan kembali Pan-Islamisme sebagai ideologi negara.

Share this post


Link to post
Share on other sites
Sign in to follow this  

×